Jenis-jenis Biaya Asuransi Mobil All Risk Indonesia

Jenis-jenis Biaya Asuransi Mobil All Risk Indonesia

Terdapat berbagai macam jenis biaya asuransi mobil all risk di Indonesia. Pemilahan premis asuransi umumnya tergantung dari daerah tempat mobil digunakan atau saat pertama kali dibeli.

Jenis premis asuransi yang satu ini memang berbeda dengan TLO atau total loss only. Pada jenis all risk pemilik kendaraan dimudahkan dengan pertanggungan semua kerusakan.

Misalnya seperti kerusakan ringan, berat, kehilangan hingga berbagai macam kemungkikan yang terjadi pada kendaraan. Oleh karena itu banyak pihak menawarkan jenis premi untuk semua pertanggungan tersebut.

Jenisnya terbagi berdasarkan kategori wilayah masing-masing yang sudah diatur sesuai surat Edaran OJK Nomor 6/SEOJK.05/207. Sehingga Anda perlu mencermati setiap jenis premis agar lebih mudah menentukan asuransi yang tepat.

Biaya Asuransi Mobil All Risk Wilayah 1 dan 2

Kategori wilayah 1 terdiri dari kawasan Sumatera dan kepulauan yang berada di sekitarnya. Sementara itu wilayah 2 mencangkup kawasan DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Masing-masing wilayah terdapat 5 kategori yang dibebankan untuk kendaraan non truck dan non bus. Agar lebih jelasnya kami ajak Anda melihat rincian kategori berikut ini.

1. Kategori Pertanggungan untuk Wilayah 1

Kategori 1 dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.125 juta dikenakan tarif batas bawah sekitar 0,47 persen. Sementara batas atas dari pertanggungan tersebut mencapai 0,56 persen.

Kategori 2 dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.125 juta sampai Rp.200 juta dikenakan tarif batas bawah 0,63 persen. Sementara tarif batas atas mencapai 0,69 persen.

Kategori 3 dari Rp.200 juta sampai Rp.400 juta dikenakan tarif 0,41 persen hingga 0,46 persen. Kategori 4 dari Rp.400 juta-Rp.800 juta dikenakan batas tarif 0,25 persen hingga 0,30 persen.

Jenis asuransi mobil all risk kategori 5 dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.800 juta dikenai tarif bawah 0,20 persen. Tarif batas atas mencapai 0,24 persen.

BACA:  Cara memilih asuransi mobil murah yang perlu kamu perhatikan

2. Kategori Pertanggungan untuk Wilayah 2

Kategori biaya asuransi mobil all risk pertama kurang dari Rp.125 juta dikenai batas 0,65 persen hingga 0,78 persen. Untuk kategori kedua kurang dari Rp,125 juta-Rp.200 juta dikenai batas tarif 0,44 persen hingga 0,53 persen.

Kategori ketiga kurang dari Rp.200 juta-Rp400 juta dikenai batas tarif 0,38 persen sampai 0,42 persen. Kategori keempat dari Rp.200 juta-Rp.400 juta dikenai batas 0,25 persen hingga 0,30 persen.

Kategori kelima dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.800 juta dikenai batas tarif bawah mulai 0,20 persen. Sementara batas tarif atas paling tinggi yang dibebankan 0,24 persen.

Biaya Asuransi Mobil All Risk Wilayah 3

Jenis pembagian tarif baru pada wilayah 3 juga terbagi ke dalam lima kategori. Kelima kategori tersebut didasarkan dari uang pertanggungan non bus dan non truk yang diasuransikan.

Kategori pertama dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.125 juta mendapat batas tarif bawah 0,51 persen. Sementara itu tarif batas atas terbaru wilayah 3 mencapai 0,56 persen.

Kategori kedua dengan uang pertanggungan kurang dari Rp.125 juta-Rp.200 juta dikenai tarif batas bawah mencapai 0,44 persen. Tarif batas bawah untuk wilayah 3 tersebut sekitar 0,48 persen.

Biaya asuransi mobil all risk ketiga kurang dari Rp.200 juta-Rp.400 juta dikenai batas 0,29 persen sampai 0,35 persen. Kategori 4 kurang dari Rp.400 juta-Rp.800 juta dikenai batas 0,23% hingga 0.27%.

Kategori kelima kurang dari Rp.800 juta dikenai batas tarif 0,20 persen sampai 0,24 persen. Wilayah 3 sendiri merupakan pembagian daerah yang tidak termasuk di kawasan 1 atau 2.

Jadi, masing-masing daerah mempunyai batas tarif dasar dan atas yang berbeda. Perbedaan batas atas dan bawah biaya asuransi mobil all risk tersebut juga didasarkan pada kategori uang pertanggungan.

BACA:  Asuransi Mobil Syariah dan Konvensional, Ini Bedanya