Apakah berita termasuk karya ilmiah? mengapa?

Apakah berita termasuk karya ilmiah? mengapa?

 

Berita tidak termasuk dalam karya ilmiah karena berita tidak dibuat berdasarkan penelitian, namun hanya berdasarkan peristiwa yang terjadi atau sedang ramai diperbincangkan. Perhatikan penjelasan berikut, ya. Berita adalah laporan atau informasi yang di dalamnya memuat kejadian atau peristiwa yang aktual (informasi terkini yang sedang terjadi) dan faktual (berdasarkan fakta sebenarnya). Ciri-ciri berita, yaitu: a. Faktual, adalah suatu kejadian yang bersifat nyata. b. Aktual, adalah suatu kejadian atau peristiwa yang bersifat nyata, benar-benar terjadi, dan sedang hangat-hangatnya menjadi pembicaraan banyak orang. c. Unik atau menarik, teks berita harus unik atau berbeda penyampaiannya dengan yang lain. d. Sistematis dan lengkap, maksudnya teks berita disajikan secara sistematis atau berurutan. Penyajiannya disesuaikan dengan struktur dan urutan kronologis peristiwa yang akan disajikan. e. Seimbang, maksudnya teks berita harus memuat satu peristiwa atau kejadian yang tidak menyudutkan seseorang atau salah satu pihak. f. Komunikatif, maksudnya bahasa yang digunakan dalam teks berita pada umumnya menggunakan bahasa yang komunikatif. g. Mengarah pada publikasi informasi yang tetap memerlukan data. Sementara, karya ilmiah merupakan tulisan atau laporan tertulis yang memaparkan hasil penelitian atau kajian suatu masalah yang disusun seseorang atau kelompok dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan. Ciri-ciri karya ilmiah, yaitu: 1. Tulisan yang dibuat harus mengacu pada teori. Teori dibutuhkan sebagai landasan berfikir dalam pembahasan suatu masalah. 2. Lugas, artinya tidak emosional, tidak kritis, dan tidak menimbulkan Interprestasi lain. Hal ini harus diperhatikan dengan baik. 3. Logis, artinya mengacu pada pembahasan yang rasional dengan urutan yang konsisten. Tulisan tidak memuat hal-hal yang janggal atau tidak bisa dibuktikan kebenarannya, serta tidak boleh di luar nalar manusia. 4. Efisien, artinya mempergunakan kata, kalimat dan bahasa yang baik, sesuai, dan mudah dipahami. 5. Efektif, artinya tulisan-tulisan yang dibuat harus padat dan ringkas. Tidak boleh bertele-tele atau memasukkan opini-opini yang tidak penting. 6. Objektif, artinya berdasarkan pada fakta, dalam hal ini kerangka karya tulis ilmiah bersifat konkrit dan benar adanya, tidak mengada-ada. 7. Sistematis, artinya baik penulisan dan pembahasan harus sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku. Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dikatakan bahwa berita tidak termasuk dalam karya ilmiah. Hal ini dikarenakan berita tidak dibuat berdasarkan etika keilmuan, namun hanya sebagai sebuah sarana publikasi informasi yang disusun berdasarkan fakta peristiwa yang terjadi atau sedang ramai diperbincangkan. Sementara, karya ilmiah memerlukan adanya penelitian dengan mengacu pada teori dan objektif. Dengan demikian, berita tidak termasuk dalam karya ilmiah karena berita tidak dibuat berdasarkan penelitian, namun hanya berdasarkan peristiwa yang terjadi atau sedang ramai diperbincangkan.