Langkah Tepat Memilih Asuransi Perjalanan Wisata Terbaik

Asuransi perjalanan wisata adalah sebuah proteksi yang dapat Anda lakukan terhadap diri Anda sendiri ataupun barang berharga yang dibawa pada saat melakukan perjalanan wisata. Asuransi perlu dilakukan agar menjamin keselamatan ataupun garansi terhadap yang Anda asuransikan.

Asuransi perjalanan terbagi menjadi dua jenis yaitu asuransi perjalanan lokal dan asuransi perjalanan internasional. Dari keduanya tentu memiliki perbedaan mulai dari banyaknya jaminan asuransi yang didapatkan dan juga harga asuransi yang tentu berbeda. Asuransi perjalanan memerlukan visa schengen bila Anda melakukan perjalanan ke negara eropa.

Cara Memilih Asuransi Perjalanan yang Tepat dan Berkualitas

Ada banyak sekali perusahaan asuransi perjalanan yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Namun ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih asuransi wisata yang akan Anda gunakan. Berikut ini akan kami jelaskan tentang cara memilih perusahaan asuransi perjalanan yang tepat dan berkualitas.

  1. Memilih Berdasar Reputasi Perusahaan

Terkadang tawaran promo asuransi yang menggiurkan belum tentu menjadi tolak ukur perusahaan tersebut adalah perusahaan asuransi yang baik dan berkualitas. Anda harus memilih pihak asuransi perjalanan wisata yang memiliki reputasi bagus sebagai pihak asuransi terpercaya yang memiliki banyak nasabah asuransi.

Untuk mengetahui reputasi perusahaan tersebut, ada beberapa hal yang harus Anda cermati yaitu performa perusahaan dalam beberapa tahun terakhir dan cari tahu juga berdasarkan nasabah yang pernah memilih perusahaan tersebut. Cari tahu bagaimana pelayanan yang diberikan apakah memuaskan atau tidak.

  1. Jenis Perlindungan

Sebelum membeli sebuah premi pada perusahaan asuransi, Anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis perlindungan apa saja yang akan Anda dapatkan di asuransi perjalanan wisata tersebut. Misalnya Anda membeli premi perlindungan untuk barang Anda maka itu saja yang harus Anda beli.

BACA:  Asuransi Mobil Terbaik Beserta Kelebihan dan Kekurangan

Jangan membeli premi yang sama dengan premi yang telah Anda miliki sebelumnya, karena cara ini bisa menghemat pengeluaran premi untuk perusahaan asuransi yang Anda ikuti. Dengan membeli sebuah premi tertentu dan memiliki premi lainnya, Anda tetap bisa mendapatkan perlindungan dari keduanya.

  1. Waktu Perlindungan

Anda akan mendapatkan perlindungan saat melakukan perjalanan wisata bila mengikuti program asuransi wisata di salah satu perusahaan. Biasanya asuransi memiliki dua pilihan waktu yaitu jangka panjang dan jangka pendek. Namun untuk asuransi perjalanan sendiri biasanya menggunakan tipe asuransi jangka pendek.

Anda akan mendapatkan kompensasi jika terjadi sebuah kecelakaan atau insiden pada saat melakukan wisata. Namun waktu asuransi dibatasi sebatas pada tanggal dan jam pulang pergi pada tiket pesawat yang Anda serahkan sebagai dokumen pelengkap pada saat membuat visa schengen misalnya.

  1. Cakupan Perlindungan

Cakupan perlindungan yang dimaksud adalah batasan-batasan yang tidak boleh dilakukan nasabah di luar perjanjian antara pihak asuransi dan nasabah. Biasanya pihak asuransi perjalanan wisata tidak mau menanggung risiko bila nasabahnya melakukan kunjungan wisata yang berisiko atau juga bisa dibilang ekstrim sehingga tidak masuk ke dalam perjanjian asuransi.

Beberapa kriteria yang dikategorikan kunjungan wisata ekstrim antara lain adalah berwisata ke alam liar, berwisata ke tempat terlarang, dan berwisata ke tempat konflik.

Jika terjadi sesuatu akibat nasabah pergi berwisata ke tempat berisiko tersebut maka bukan tanggung jawab dari pihak asuransi lagi dan tidak dapat melakukan klaim. Jadi Anda harus tahu cakupan perlindungan yang Anda dapatkan.

Selain itu Anda juga bisa membuat perjanjian dengan pihak asuransi yang tentunya saling menguntungkan kedua belah pihak. Pilihlah perusahaan asuransi yang prosesnya disajikan secara transparan sehingga dapat meminimalisir terjadinya kerugian saat memilih pihak asuransi perjalanan wisata.

BACA:  Jenis-jenis Biaya Asuransi Mobil All Risk Indonesia