apa saja yang keluar dari dubur dan kubul yang menyebabkan seseorang harus wudhu jika akan beribadah? ​

apa saja yang keluar dari dubur dan kubul yang menyebabkan seseorang harus wudhu jika akan beribadah? ​

 

 

Jawaban:
Yang keluar dari Dubur contohnya adalah Pipis(Kencing)
Yang keluar dari Kubul  contohnya adalah BAB

Penjelasan:

1. Mengeluarkan sesuatu dari kemaluan

Jika Sedulur diminta untuk sebutkan hal-hal yang membatalkan wudhu, hal pertama yang Sedulur jawab adalah mengeluarkan sesuatu dari kemaluan. Baik qubul atau dubur, segalah hal yang keluar dari kemaluan dapat membatalkan wudhu. Termasuk seperti buang air kecil, air besar, madzi (cairan bening lengket), wadi (cairan putih kental) hingga gas (kentut.

 

Hal ini ditegaskan berdasarkan ayat 6 di dalam Surat Al-Maidah, yaitu:

 

أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ

 

Artinya: “Atau salah satu dari kalian telah datang dari kamar mandi”.

 

Hadist yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, juga mencatat bahwa Rasulullah SAW bersabda “Allah tidak akan menerima salat salah seorang dari kamu jika dia berhadats sehingga dia berwudu.” Salah satu dalam hal hal yang membatalkan wudhu, adalah mengeluarkan sesuatu dari kemaluan, baik dari qubul atau dubur sebagaimana yang telah dijelaskan di atas.

 

2. Darah menstruasi

Hal yang membatalkan wudhu Rumaysho menjelaskan salah satunya adalah darah menstruasi wanita. Keluarnya darah saat menstruasi secara tiba-tiba dapat membuat wudhu batal. Bukan hanya membatalkan wudhu, namun juga terbit larangan bagi setiap kaum wanita untuk melakukan salat dan ibadah lainnya, termasuk puasa.

 

Hal yang membatalkan wudhu menurut Al-Quran ini, dipertengah berdasarkkan hadist yang diriwayatkan Muslim, Aisyah RA menyampaikan bahwa:

 

“Kenapa gerangan wanita yang haid mengqadha’ puasa dan tidak mengqadha’ sholat? Maka Aisyah menjawab, Apakah kamu dari golongan Haruriyah? Aku menjawab: Aku bukan Haruriyah, akan tetapi aku hanya bertanya. Dia menjawab: Kami dahulu juga mengalami haid, maka kami diperintahkan untuk mengqadha’ puasa dan tidak diperintahkan untuk mengqadha’ sholat.” (HR Muslim).

BACA:  Ibu Sara meminjam uang di Bank sebesar Rp20.000.000,00 dengan bunga 10% pertahun. Tentukan bunga yang ditanggung oleh Ibu Sara jika akan meminjam selama: 6 bulan

 

3. Hilang akal atau kesadaran

Apakah makan membatalkan wudhu? Ternyata tidak ada penjelasan yang menyatakan bahwa makan atau minum dapat membatalkan wudhu. Sementara, yang jelas diatur bahwa yang membatalkan wudhu adalah hilangnya akal atau kesadaran. Hilang akal atau kesadaran, bisa disebabkan oleh mabuk, pingsan atau mengalami kegilaan. Bahkan, bagi orang gila, segala hal yang berkaitan dengan ibadah tidak perlu dilakukan, karena telah hilangnya kesadaran.

 

4. Tertidur

Hal yang membatalkan wudhu selanjutnya adalah tertidur, ini disampaikan oleh sabda Rasulullah SAW, yang berkata bahwa: “Barangsiapa yang tidur maka berwudhu lah.” (HR. Abu Dawud). Sekalipun Sedulur hanya mengalami tertidur hanya dalam hitungan detik, berdasarkan sabda dari Rasulullah SAW di atas, maka berwudhu diwajibkan, terutama saat hendak akan beribadah.

 

Adapun tertidur bukan perkara yang membatalkan wudhu, jika Sedulur hanya memejamkan mata, tanpa kehilangan kesadaran sama sekali. Hal tersebut tidak membatalkan wudhu.

 

5. Bersentuhan bukan dengan muhrimnya

 

Sentuhan antara dua kulit yang bukan muhrimnya menjadi salah satu perkara yang membatalkan wudhu. Hal ini disampaikan dalam firman Allah SWT, dalam Surat Al-Maidah ayat 6, yang berbunyi:

أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ

Artinya: “Dilarang untuk bersentuhan kulit dengan seorang laki-laki dan perempuan yang sama-sama telah tumbuh besar dan bukan mahramnya (atau kalian menyentuh perempuan).”

Hal ini termasuk juga ketika kita (baik lelaki maupun perempuan) tidak sengaja bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan muhrimnya. Islam secara ketat mengatur perihal masalah lawan jenis, terutama dalam hal berwudhu.

Maaf kalo salah dan semoga membantu